Read more...

/* Comments ----------------------------------------------- */ #comments { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center top; padding:15px 0 0; } #comments h4 { margin:1em 0; font-weight: bold; line-height: 1.6em; text-transform:uppercase; letter-spacing:.2em; color: #993333; font: bold 78% Georgia Serif; } #comments h4 strong { font-size:130%; } #comments-block { margin:1em 0 1.5em; line-height:1.4em; } #comments-block dt { margin:.5em 0; } #comments-block dd { margin:.25em 20px 0; } #comments-block dd.comment-timestamp { margin:-.25em 20px 1.5em; line-height: 1.4em; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } #comments-block dd p { margin:0 0 .75em; } .deleted-comment { font-style:italic; color:gray; } .feed-links { clear: both; line-height: 2.5em; } #blog-pager-newer-link { float: left; } #blog-pager-older-link { float: right; } #blog-pager { text-align: center; } .comment-footer { font: 78%/1.4em Georgia , Serif; } /* Sidebar Content ----------------------------------------------- */ .sidebar .widget, .main .widget { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center bottom; margin:0 0 15px; padding:0 0 15px; } .main .Blog { background-image: none; } .sidebar ul { list-style:none; margin-left: 0; } .sidebar li { margin:0; padding-top:0; padding-right:0; padding-bottom:.25em; padding-left:15px; text-indent:-15px; line-height:1.5em; } .sidebar p { color:#666; line-height:1.5em; } /* Profile ----------------------------------------------- */ .profile-datablock { margin:.5em 0 .5em; } .profile-data { margin:0; font: normal normal 78% Georgia, Serif; font-weight: bold; line-height: 1.6em; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } .profile-img { float: left; margin-top: 0; margin-right: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0; padding: 4px; border: 1px solid #cde; } .profile-textblock { margin:.5em 0 .5em; } .profile-link { font:78%/1.4em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } /* Footer ----------------------------------------------- */ #footer-wrapper { clear:both; padding-top:15px; padding-right:30px; padding-bottom:0; padding-left:50px; text-align: center; } #footer .widget { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center top; margin:0; padding-top:15px; line-height: 1.6em; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } -->

Rabu, 17 Desember 2008

Ketika Cinta Tak Terbalas

Cinta merupakan karunia ilahi, hadirnya tanpa diundang secara tiba-tiba kita sadari kuat tertanam dalam hati.

Getar kalbu terasa kuat saat kita menaruh cinta pada seseorang, dia seakan cahaya dalam setiap langkah kita. Namun ketika kita tau orang yang kita cintai tidak mencintai kita? tak pernah menaruh hati pada kita?tak pernah menginginkan kita? rangkaian kata kekecewaan yang tumpah….

ketika ada alasan :
“Akupun tidak tau kenapa,tapi dia yang paling terbaik dintara sekian banyak manusia,
sungguh tak ada yang bisa menggantikannya walau dicari kebelahan bumi manapun!”

Perih yang dirasa…kemanakah kita mengadu?
dimana tempat untuk mengobati luka hati kita?

Sadarkah kita..?
saat kita mencintai seseorang itu sama artinya kita telah menghamba kepadanya…
sadarkah kita..?
saat seseorang yang kita cintai tidak mencintai kita, itu berarti dia melihat kekurangan pada kita?

terpikirkah kita..?
jika dia yang kita harap saja tidak bisa mencintai kita, apalagi yang menciptakannya??
bersyukurlah kita yang menyadari akan kekhilafan kita…
bahwa sangat sulit untuk menggapai cinta-Nya dengan dipelajari dari makhluk yang bernama manusia..

Sesungguhnya apa yang telah kita miliki adalah sempurna…
rupa wajah kita adalah yang terindah yang kita miliki….
namun sinarnya belum terlihat..masih pudar dan perlu dibersihkan..dimana letaknya tersimpan didasar yang paling dalam,yang sulit terjangkau..didalam QALBU….
jika sinarnya sudah mendekati kesempurnaan kilaunya akan memancar… itulah kecantikan / ketampanan yang hakiki…..

harus kita sadari seseorang yang mengerti cinta mencintai bukan karena kecantikan / ketampanan atau kekayaan…
tetapi melihat pancaran yang ada pada qalbu…karena kecantikan / kertampanan akan sirna bersama waktu..
kekayaan akan lenyap bersama putaran roda dunia…sedangkan pancaran qalbu akan selalu abadi bersama ridha ilahi…

Namun tak harus kita lupa bahwa cinta tak berarti memiliki, kita tak bisa memiliki hati kita sendiri, apalagi kepunyaan orang lain? yang berhak memilikinya hanyalah Allah..

“Laa tahzaan wa laa takhaaf…”
“Innallaaha ma’nahnu….”
Allah selalu menyayangi kita …kita akan menemukan cinta…”Mahabbah fillah…”

Selasa, 16 Desember 2008

Makna Cinta

Cinta menarik untuk dibicarakan karena kekuatan manusia pertama kali adlah cinta, karena Tuhan menciptakan manusia dan seisi dunia dengan cinta.

Cinta menyatukan setiap hal, bebas dari suku, agama, ras, bangsa dan lainnya, tidak ada batasa-batasan tertentu dalam cinta, cinta bersifat universal, rasanya sama.

Cinta adalah penghubung manusia dan kekuatan yang paling dasyat adalah cinta. Cinta bisa menghancurkan, untuk itu kekuatan cinta dibutuhkan dalam alam ini.

Cinta membangkitkan semangat dan ketika proses cinta berlangsung terjadilah sebuah kepentingan-kepentingan yang bersifat personal / pribadi yang menyebabkan seseorang terpuruk jika kepentingan mengalahkan cinta, pada saat itulah yang terpuruk. Cinta yanpa pamrih disebut dengan cinta kasih.

Cinta adalah kekuatan. apabila kita mampu mengarahkan kekuatan itu menjadikan bersifat positif cinta akan menjadi sangat luar biasa, tapi kita harus hati-hati, untuk itulah ada management cinta yaitu bagaimana memanage cinta dengan baik, bagaimana memperlakukan diri dengan baik, memperlakukan pasangan dengan baik, bagaimana positif thinking dengan pasangan.

“cinta akan kebijaksanaan”. Cinta artinya hasrat yang besar atau yang berkobar-kobar atau yang sungguh-sungguh. Kebijaksanaan artinya kebenaran sejati atau kebenaran yang sesungguhnya.